oleh

JAKI Layangkan Surat ke Kabareskrim Polri Soal Tragedi 21, 22, 23 Mei 2019

JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional) Layangkan Surat ke Kabareskrim Polri Soal Tragedi 21, 22, 23 Mei 2019. Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti, Koordinator Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional).

Setelah kemarin JAKI menyurati Presiden Jokowi dan Komnas HAM, hari ini, 20 Agustus 2019, JAKI menyurati Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Irjen. Pol, Drs. Idham Azis, M.Si.

Surat ini merupakan rentetan surat JAKI ke Presiden, Ketua Komnas HAM dan kemudian ke Kabareskrim untuk penekanan penyelesaian kasus 21, 22, 23 Mei 2019 hingga benar-benar tuntas sejernih-jernihnya. Ini permasalahan yang tidak main-main.

Dalam suratnya ke Kabareskrim, JAKI menekankan agar Kabareskrim dapat mendorong TGPF (Tim Gabungan Pencari Fakta) yang dibentuk Polri dapat bekerja secara profesional dan berani membongkar kasus tersebut dan menangkap pelaku utamanya. Kami yakin TGPF Polri mampu dan berani bertindak menegakkan kebenaran.

Baca Juga :  Komisi III DPR RI Setujui RUU Pemasyarakatan

Kami paham bahwa masalah ini tidak mudah, tapi tentu tidak terlalu sulit juga. Rakyat dan Negara harus diselamatkan dari berbagai macam bentuk tindakan kejahatan kemanusiaan. Tentu JAKI mendukung penuh langkah TGPF Polri ini dan JAKI menjamin, dunia internasional juga mendukungnya. Sehingga kami yakin, Kabareskrim mampu mendorong kesuksesan TGPF Polri.

JAKI juga menyampaikan dukungan secara khusus upaya Kabareskrim untuk menegakkan supremasi keadilan yang didasari prinsip-prinsip kemanusiaan dalam institusi Polri yang merupakan bagian Criminal Justice System (Sistem Peradilan Kriminal) dalam Pemerintahan. Dukungan ini juga sekaligus menyangkut kemajuan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia di masa depan.

Bisa saja atau bukan tidak mungkin, saat ini Pak Idham Azis menjabat Kabareskrim, besok-besok menjadi Kapolri menggantikan Pak Tito Karnavian untuk membangun kemajuan dalam sistem kepolisian.

Loading...

Baca Juga