oleh

Bawaslu Manokwari Dukung Deklarasi Kampung Tolak Politik Uang

SUARAMERDEKA.ID – Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Manokwari mendeklarasikan Kampung tolak politik uang di Distrik Mokwam Kampung Kwau. Deklarasi di kampung Kwau ini akan disusul delapan kampung lainnya.

Ia menyampaikan, masyarakat Manokwari memahami tentang politik uang dan serangan fajar yang bukan merupakan budaya yang perlu dipertahankan. Karena hal ini bukanlah pendidikan politik bagi masyarakat untuk menuju demokrasi yang sehat.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari menyampaikan bahwa selama ini ada terjadi praktek politik uang dalam setiap perhelatan pemilu dan masyarakat tidak berani melaporkannya kepada Bawaslu.

“Saya berharap semoga dengan hadirnya kampung tolak politik uang ini guna menunjukkan kesadaran masyarakat Kabupaten Manokwari mulai mengerti dan memahami pendidikan politik yang sebenar dan sehat”, ucap Ketua Bawaslu, Sabtu (12/9/2020).

Baca Juga :  Dugaan Korupsi APBD 2018 Kota Sorong Resmi Terregister di KPK

Bawaslu Kabupaten Manokwari telah mendeklarasikan Kampung tolak politik uang di Distrik Mokwam Kampung Kwau. Deklarasi ini dilakukan pertama kali sebagai kampung percontohan tolak politik uang dari 173 Kampung yang tersebar di Kabupaten Manokwari, kata Ketua Bawaslu.

Masyarakat Kampung, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat, Kepala Kampung, Baperkam, dan Bamuskam sepakat untuk menjadi kampung pengawasan tolak politik uang, ujar Ketua Bawaslu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Manokwari berharap agar adanya perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Manokwari untuk melihat kebutuhan utama masyarakat. Ada sekitar delapan Kampung lagi yang akan dilakukan deklarasi.

Pasti ada banyak kampung kampung yang ingin ambil bagian untuk menjadi kampung tolak politik uang. Dengan menjelang Pilkada 2020 seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari berkomitmen untuk menolak politik uang. Mereka berkeinginan Pilkada Kabupaten Manokwari harus jujur dan adil, tuturnya. (OSB)

Loading...

Baca Juga