oleh

Damkar Banyuwangi Selamatkan Warga Porong Akibat Pusing Diketinggian Atap Masjid

SUARAMERDEKA.ID – Salah satu warga lingkungan Porong, kelurahan Boyolangu kecamatan Giri, Asnawi (63) yang sedang bergotong royong memperbaiki atap Masjid At-Taqwa dibuat panik, Sabtu sore (27/6/2026), mendadak pusing saat berada di atas atap dan tak lagi sanggup turun.

Warga seputar masjid sempat bersiap menolong. Namun niat itu diurungkan. Posisi korban yang berada di ketinggian membuat mereka khawatir evakuasi tanpa peralatan justru berujung patal.

Anak korban kemudian menghubungi Call Center Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Banyuwangi. Laporan diterima pukul 16.22 WIB dan Regu Brama 1 langsung bergerak menuju lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Banyuwangi, Ir. Edy Supriyono, M.M., mengatakan penyelamatan dilakukan dengan prosedur khusus karena korban berada di atas atap.

“Korban sudah tidak mampu turun sendiri. Kami mejjnggunakan basket stretcher, body harness, dan sistem tali karmantel agar proses evakuasi berlangsung aman dari atas hingga ke bawah.” terang Edy.

Lanjut Edy, setibanya di lokasi, tim petugas lebih dulu melakukan asesmen sebelum menentukan metode penyelamatan.

“Keselamatan korban menjadi prioritas. Semua tahapan dilakukan sesuai standar penyelamatan di ketinggian sehingga risiko dapat diminimalkan.” tambah Edy.

Berdasarkan keterangan saksi, korban bersama beberapa warga sedang memperbaiki atap masjid. Sekitar pukul 15.30 WIB, Asnawi mengeluhkan pusing hingga tidak dapat melanjutkan pekerjaan.

“Warga sudah mengambil keputusan yang tepat dengan tidak memaksakan evakuasi sendiri. Kondisi seperti ini membutuhkan personel dan peralatan khusus.” ujarnya.

Korban akhirnya berhasil diturunkan dalam kondisi selamat. “Saat itu juga korban langsung dievakuasi ke ambulans untuk dibawa ke RSUD Blambangan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.” kata Edy memungkasinya.(BUT).

Loading...