oleh

JAKI Tekankan ke Polri Untuk Tidak Kejam Tangani Aksi Pelajar

JAKI Tekankan ke Polri Untuk Tidak Kejam Tangani Aksi Pelajar. Oleh: Yudi Syamhudi Suyuti, Koordinator Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional).

Sejak siang hingga malam ini, 25 September 2019, aksi massa protes pelajar di Jakarta.

JAKI menekankan kepada pihak Polri untuk berpegang pada prinsip kemanusiaan dalam tangani aksi massa pelajar.

Jangan sampai melakukan tindakan kekejaman dalam menangani demonstran pelajar yang menuntut keadilan di Jakarta hari ini.

Ada banyak informasi ke JAKI yang tentu masih dalam penelitian kami, baik dari video, foto dan sebaran melalui media sosial tentang kekerasan yang dilakukan Polisi. Kekerasan yang kami terima mengarah pada pembantaian dan penyiksaan. Ini akan kami teliti.

Kami sekali lagi menekankan ke Kapolri untuk bertindak sesuai SOP tanpa tindak kekerasan berlebihan. Polri harus bisa menempatkan posisi pengayom masyarakat, apalagi dalam penanganan demonstrasi pelajar STM.

Apa yang dilakukan pelajar adalah dalam hal protes spontan dengan alasan mencari keadilan dan membela rakyat dan mahasiswa.

JAKI akan meneliti informasi dari masyarakat untuk memastikan, benar atau tidaknya video, foto dari media sosial. Setelah hasil penelitian terungkap benar atau tidaknya, maka JAKI akan kembali bersikap. Dan jika benar kekejaman terjadi dilakukan oleh Polisi, JAKI akan membawa masalah ini ke Internasional dengan menggalang dukungan internasional untuk diberikan sanksi ke institusi Kepolisian Negara Indonesia. Termasuk sanksi keuangan dan pembatasan peralatan senjata. Dan juga akan tuntut melalui Pengadilan Kriminal Internasional.

Loading...

Baca Juga