oleh

Kuasa Hukum Ketua LSM GMBI Banyuwangi Bantah Kliennya Ditahan

SUARAMERDEKA.ID – Kuasa hukum Subandi, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) membantah adanya penahahan terhadap kliennya setelah diadakan pemeriksaan selama 8 jam di Mapolresta Banyuwangi.

Nanang Slamet, Kuasa Hukum Subandi menyampaikan, terakhir timnya hanya menerima salinan surat perintah penangkapan.

“Perlu saya luruskan bahwa, pertama klien kami tidak dalam status tahanan, kedua dalam pemeriksaan tidak ada keterangan adanya pengeroyokan. Marilah kita menghargai asas praduga tak bersalah. Kami hanya menerima salinan surat perintah penangkapan setelah diperiksa kurang lebih 8 jam sebagai saksi,” terang Nanang di kantornya,  Selasa (4/8/2020)

Lanjut Nanang, kliennya sangat kooperatif dan menjunjung tinggi proses penegakan hukum. Dia sama sekali belum diperiksa sebagai tersangka bagaimana bisa menyandang status tahanan.

“Dan itu terkonfirmasi dengan Kanit Postman Umum (Pidum-red) Polresta yang menangani langsung. Beliau hanya diamankan 1×24 jam untuk proses pemeriksaan selanjutnya,” tambah Nanang.

Diberitakan sebelumnya di beberapa tayangan media online, Subandi Ketua LSM GMBI diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang petugas medis. Ia disangka melanggar pasal 170 junto 351 dan/atau junto 214 KUHP. (BUT)

Loading...

Baca Juga