oleh

Wadah Bakat Bermusik Milenial Banyuwangi Lewat “Festival Band Pelajar”

SUARAMERDEKA.ID – Kompetisi musik bagi milenial, Festival Band Pelajar 2023, kembali digelar. Dilaksanakan selama dua hari, di Taman Blambangan, 24-25 Agustus, ajang ini diikuti sebanyak 29 grup band pelajar dari tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, Banyuwangi selalu membuka ruang bagi kalangan milenial. Berbagai program untuk anak-anak muda pun digulirkan.

“Salah satunya Festival Band Belajar. Lewat ajang ini kita wadahi bakat dan minat para pelajar yang memiliki passion di bidang musik. Di sini mereka bisa menampilkan kemampuan musikalitasnya,” kata Ipuk.

Ipuk menegaskan, Banyuwangi terus berkomitmen memberikan ruang yang luas bagi pemuda untuk berkreasi. Selain event musik, Banyuwangi juga punya acara fashion bagi pelajar SMK, pameran inovasi teknologi pelajar bagi penggemar science, hingga berbagai event seni budaya sepanjang tahun yang menampilkan anak anak muda daerah.

Baca Juga :  Warga Bela Kepala Desa Laerung Yang Dituding Menyerobot Tanah

Beberapa waktu lalu, lanjut Ipuk, pemkab juga baru saja menggelar berbagai event olah raga yang melibatkan anak-anak muda. Seperti Banyuwangi Open Tennis, kejuaraan nasional anggar Banyuwangi Challenge, hingga kejurnas Karate Banyuwangi Open Challenge.

“Hal ini sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas bakat dan kreativitas mereka. Dengan event-event yang kita gelar, harapannya bakat anak-anak muda Banyuwangi semakin terasah, begitu pula rasa percaya dirinya.” urai Ipuk.

Festival Band Pelajar melombakan tiga kategori yakni, tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.

“Total peserta tahun ini sebanyak 29 band dari berbagai kategori. Selain dari Banyuwangi, beberapa peserta berasal dari luar daerah. Di antaranya Jember dan Surabaya.” katanya.

Baca Juga :  Pesantren Kilat Ramadhan Sebagai Bekal Generasi Calon Pemimpin

Kriteria penilaian kompetisi ini meliputi skill/teknik, harmonisasi, dan penampilan. Peserta diwajibkan membawakan dua lagu, yakni lagu bertema nasionalisme dan lagu bebas.

Kompetisi ini dilaksanakan dua hari pada 24-25 Agustus di RTH Taman Blambangan, mulai pukul 08.00. Di hari pertama, sebanyak 17 grub band SMP akan bertanding. Dilanjutkan hari kedua, ada 12 grub band dari SD dan SMA yang akan berkompetisi.

“Masing-masing kategori akan diambil 3 pemenang (juara 1-3). Mereka akan tampil kembali pada malam penganugerahan yang digelar, di Gesibu Blambangan, Sabtu malam (26/8/2023), bersamaan dengan malam puncak Festival Gendhing Using.” pungkasnya.(BUT).

Loading...