oleh

DPRD Banyuwangi Berharap Jalan Berlubang Cepat Diselesaikan Untuk Mudik Lebaran

SUARAMERDEKA.ID – Ketua Komisi IV DPRD Banyuwangi, Patemo, dalam menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 1447 H, berharap DPU Cipta Karya Perumahan dan Pemukiman (CKPP) segera menyelesaikan perbaikan jalan berlubang dan lampu penerangan jalan umum (LPJU) yang padam.

“Tak sedikit warga atau pengendara menjadi korban laka akibat kondisi jalan berlubang. Ini harus menjadi perhatian bersama karena tidak lama lagi memasuki musim mudik Lebaran.” ujar Patemo, Selasa (3/3/2026).

Menurunya, curah hujan tinggi yang menimbulkan genangan air turut mempengaruhi kerusakan jalan. Karena itu, pemkab melalui Satgas jalan berlubang harus segera bertindak melakukan perbaikan jalan sementara agar masyarakat bisa menikmati Lebaran dengan nyaman.

“Harapan kami, H-7 Lebaran perbaikan jalan berlubang sudah tuntas sehingga mobilitas masyarakat bisa lancar dan aman.” terang politisi PDI Perjuangan asal Kecamatan Bangorejo ini.

Selain perbaikan jalan rusak, lanjut Patemo, pihaknya juga mendesak dinas terkait untuk segera menangani permasalahan padamnya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di beberapa akses antar kecamatan.

Ia menegaskan, hal itu krusial karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat saat berkendara.

“Sudah banyak laporan dari masyarakat yang masuk ke kami terkait lampu jalan padam. Jadi, saya harap dinas teknis bisa segera melakukan perbaikan karena menyangkut keselamatan masyarakat jelang arus mudik.” tuturnya.

Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi, Budi Santoso, mengatakan, perbaikan jalan, khususnya yang berlubang, telah mulai dilakukan di sejumlah wilayah Banyuwangi.

“Perbaikan jalan terus kita lakukan. Hari ini saja hampir 150 titik jalan yang kita lakukan perbaikan. Targetnya, di Lebaran nanti perbaikan jalan-jalan utama baik di kota maupun di desa selesai.” kata Budi.

Budi menjelaskan, perbaikan diprioritaskan pada jalan-jalan protokol dan ruas dengan tingkat lalu lintas tinggi. Metode perbaikan dilakukan dengan penambalan menggunakan hotmix.

“Tim bakal standby, secara bertahap ketika ada laporan jalan berlubang langsung kita gerak untuk dilakukan perbaikan dan penambalan.” terang Budi.

Budi menargetkan seluruh jalan berlubang bisa dijangkau. Sehingga faktor kecelakaan akibat jalan berlubang bisa ditekan sekecil mungkin.

“Karena perbaikan ini upaya kami memastikan keselamatan, kenyamanan dan keamanan bagi masyarakat. Khususnya para pengguna jalan yang melintas.” pungkassnya. (BUT).

Loading...