oleh

Komunitas Sejuta Sedekah Jum’at Berkah Peringati Isra Mi’raj

SUARAMERDEKA.ID – Komunitas Sejuta Sedekah Jum’at Berkah Desa Waimital memperingati Isra Mi’raj pada hari Selasa (9/3/2021). Ia mengajak masyarakat menjadikan sholat sebagai sarana mewujudkan insan mandiri yang beradab dan bijaksana. Diharapkan, peringatan ini menjadi momentum agar umat Muslim lebih mengutamakan shalat, apalagi di tengah kondisi Indonesia menghadapi wabah virus corona (covid-19).

Kegiatan yang dilaksanakan di Desa Waimital Kecamatan Kairatu itu, melibatkan unsur ta’mir Masjid Nurul Falah. Selain itu, Komunitas Sejuta Sedekah Jum’at Berkah menghadirkan Ustadz Indran Wally sebagai penceramah.

“Momentum Isra Miraj ini untuk menggugah kita, menyemangati kita untuk tidak lagi meninggalkan dan menyia-nyiakan shalat,” kata Ustadz Indran.

Ulama asal Kota Ambon tersebut mengatakan suasana peringatan Isra Miraj kali ini saat kondisi, dimana Indonesia dan dunia sedang dilanda wabah pandemi COVID-19. Karena itu bagi umat Muslim Isra Miraj itu momentum untuk menyadarkan diri.

“Apalagi sekarang suasana peringatan Isra Miraj ini kita juga sedang dilanda musibah virus corona. Karena ini musibah dunia maka bagi umat Islam Isra Miraj ini momentum penyadaran diri untuk tidak menyia-nyiakan shalat,” katanya.

Ia menjelaskan, setiap umat Islam memperingati Isra Miraj tersebut, menjadi waktu kita sebagai umat Islam untuk digugah mengambil pelajaran yang sangat istimewa tentang perintah shalat.

Dia mengatakan, peristiwa tentang perintah shalat tersebut dapat diambil pelajaran bahwa shalat merupakan ibadah yang sangat istimewa, yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW, tanpa melalui perantara malaikat.

Keistimewaan ini perlu menggugah hati setiap orang Islam, agar untuk tidak lagi meninggalkan shalat. Dan kalau dulu tinggal, sekarang silahkan diganti semuanya shalat yang sudah tinggal itu.

“Memberdayakan potensi diri dalam agama Islam tertuang dalam rukun islam, dimana awalnya kita harus bisa memahami makna dari syahadat. Ketika kita benar-benar memaknai syahadat maka kita akan melakukan segala perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Serta kita akan senantiasa menjadikan Nabi Muhammad sebagai tauladan menjalani hidup ini,” katanya.

Komunitas Sejuta Sedekah Jum'at Berkah Peringati Isra Mi'raj

“Menjaga fitrah manusia, dimana fitrah semua manusia adalah Tauhid Murni dan Islam itu sendiri. Menjamin dan memperjuangkan terpenuhinya kelima kebutuhan darurat manusia (Agama Islam, Akal pikiran, Jiwa raga, Keturunan, dan Harta), Mendidik dan mengembangkan semua potensi manusia, sehingga menjadi umat terbaik, dimana keberadaannya dapat digunakan untuk semua manusia.

Di akhir ceramahnya Ustadz Indran Wally berpesan agar dalam profesi apapun, dimana pun dan kapanpun, salat 5 waktu tidak boleh ditanggapi. Sesibuk apapun harus dikerjakan. Apalagi Allah SWT telah banyak melaksanakan salat ketika menghadapi kesulitan-kesulitan.

“Kita harus memastikan kita dan keluarga kita semua harus salat lima waktu. Dan jangan lupa berdoa,” tutup Wally.

Sementara Itu, Ketua Komunitas Sejuta Sedekah Jum’at Berkah Ernawati menyampaikan peringatan Isra Mi’raj kali ini tidak perlu dilakukan dalam bentuk pertemuan massal. Apalagi pemerintah juga telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak berkumpul-kumpul, untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Lanjutnya, peringatan Isra Mi’raj kali ini bertepatan dengan usia Komunitas Sejutah Sedekah Jum’at Berkah yang genap berusia 1 Tahun.

Alhamdulillah kami dapat menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj ini dengan lancar. Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, Kita jadikan Sholat sebagai sarana mewujudkan sifat tawadhu, dan bijaksana dalam bersikap”.

Ucapan terimakasih untuk ta’mir Masjid Nurul Falah Desa Waimital dan seluruh masyarakat desa Waimital yang telah menerima Kehadiran Komunitas Jumat Berkah dan telah mendukung acara peringatan Isra Mi’raj sampai selesai,” tutupnya. (SMS)

Loading...

Baca Juga