oleh

LP3BH Apresiasi Kinerja Inspektorat Manokwari Limpahkan Dugaan Tipikor Huntara

SUARAMERDEKA.ID – Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Christian Warinussy memberi apresiasi kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Manokwari yang telah melimpahkan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pembangunan hunian sementara (Huntara) di Susweni Manokwari kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari.

Dari informasi yang didapat Yan Warinussy, pelimpahan tersebut terjadi karena pihak yang diduga bertanggungjawab atas kerugian keuangan negara akibat kekurangan volume pekerjaan pembangunan Huntara belum mengembalikan dugaan kerugian negara.

Lanjutnya, menurut laporan hasi pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Papua Barat, ditemukan adanya kekurangan volume pekerjaan pembangunan huntara di Susweni pada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Manokwari senilai 4 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2016.

Baca Juga :  Tahun 2020, Polda Kalimantan Barat Ungkap 8 Kasus Perdagangan Orang

“Berkenaan dengan pelimpahan tanggungjawab tersebut, maka LP3BH kira “bola” perkara dugaan Tipikor huntara jelas ada di Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manokwari. Sebab LP3BH kira berkas perkara tersebut sudah dipahami oleh Kejari Manokwari dan para jaksa penyidiknya,” kata Yan Warinussy dalam pernyataannya, Jumat (6/11/2020).

Ia meyakini, dalam waktu tidak lama, Kajari Manokwari bisa menetapkan dimulainya penyidikan. Dan menetapkan para calon tersangka sebagai pihak pihak yang bertanggungjawab secara hukum.

“Dana 4 miliar bukanlah sedikit dan penting untuk diselidiki. Sekarang tinggal menunggu Kejari membuktikan kemampuannya mengungkap peristiwa pidana. Yang telah “tertahan” proses hukumnya sejak tahun 2016 lalu,” tandas Warinusy. (OSB)

Loading...

Baca Juga