oleh

JAKI Mendesak KNKT Nyatakan Kapal MV Nur Allya Tidak Tenggelam

JAKI Mendesak KNKT Nyatakan Kapal MV Nur Allya Tidak Tenggelam. Oleh : Yudi Syamhudi Suyuti,
Koordinator Eksekutif JAKI (Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional).

Sejak 13 November 2019 hingga 25 November 2019, KNKT bersama Basarnas telah melakukan pencarian ulang atas dugaan tenggelamnya Kapal MV Nur Allya beserta 25 kru kapalnya.

Namun menurut info yang kami terima, berdasarkan laporan keluarga, ternyata pencarian dengan menggunakan teknologi MBES, nihil. Artinya tidak ada Kapal MV Nur Allya tenggelam di lautan Maluku Utara.

Oleh karena itu, kami mendesak KNKT agar segera mengumumkan hasil pencarian kapal tersebut yang dinyatakan nihil.

Hal ini sangat penting, agar pemilik Kapal PT. Gurita Lintas Samudera (GLS) dapat bertanggung jawab atas kejadian yang misterius tersebut.

Baca Juga :  KTP NIK Ganda, Pilpres 2019 dan Ancaman Kedaulatan

Tentu jika memang kapal tersebut tidak hilang, maka PT.GLS harus bertanggung jawab secara hukum. Dan ini akan menjadi dasar laporan pihak keluarga ke Kepolisian.

Pihak keluarga dari 25 kru kapal sampai saat ini masih terbebani atas hilangnya anggota keluarga mereka. Ini masalah kemanusiaan yang serius, apakah ada unsur penghilangan atau tidak, tentu dapat diselidiki oleh kepolisian.

KNKT harus serius dalam masalah ini, karena menyangkut 25 nyawa manusia. Sampaikan saja apa adanya, jangan sampai tidak jujur. Jika memang tidak ada kapal tenggelam, sampaikan secara tegas. Karena jika tidak jujur, akan merusak kepercayaan masyarakat pada KNKT itu sendiri.

Kejahatan Kemanusiaan di laut sebenarnya seringkali terjadi, namun luput dari perhatian penegak hukum. Hal yang paling sering terjadi adalah tindak kejahatan human traffiicking demi mendapatkan klaim asuransi.

Loading...

Baca Juga